Laravel merupakan salah satu framework PHP kode terbuka (open source) dengan desain MVC (Model-View-Controller) yang digunakan untuk membangun aplikasi website.
Sebelum website Laravel Anda upload ke hosting, pastikan terlebih dahulu script websitenya sudah selesai dibuat di localhost dan bisa berjalan dengan baik. Berikut adalah cara upload laravel dari localhost ke hosting cPanel:

Buat folder baru dengan nama “laravel”. Setelah itu pindahkan semua file dan folder ke dalam folder “laravel” kecuali folder public.

Ubah nama folder “public” menjadi “public_html”

Catatan : Jika dan hanya jika website Laravel yang akan diupload akan dijalankan/diakses dengan subdomain, maka folder “public_html” harus diubah ke nama folder subdomain yang sudah terbuat ketika mengikuti panduan Cara membuat subdomain
Khusus Laravel Vite
Berikut ini adalah langkah tambahan bagi Anda yang menggunakan framework berbasis javascript seperti Vite. Jika Anda tidak menggunakannya, Anda dapat langsung melanjutkan ke Langkah 2.
Lalu pindahkan folder “build” di dalam public_html ke dalam folder /laravel/public seperti berikut:

Langkah selanjutnya yaitu melakukan edit file “public_html/index.php” pada baris berikut ini:

menjadi berikut ini:

*Khusus pada versi laravel 5 ke atas, tambahkan kode berikut ini setelah variabel $app :
// set the public path to this directory
$app->bind(‘path.public’, function() {
return DIR;
});
hasil akhirnya seperti ini :

*Khusus pada laravel 4, Edit file “laravel/bootstrap/paths.php” seperti script berikut

File Laravel kini sudah siap untuk diupload. Compress folder laravel dan public_html dalam format .zip.
Jangan lupa untuk export database yang digunakan, agar database bisa diimport pada cPanel.
Upload file .zip yang sudah dibuat melalui menu File Manager di cPanel, kemudian extract file tersebut.
Tampilan setelah extract selesai :

Jika website Laravel Anda menggunakan database, maka Anda perlu membuat database, mengimport database melalui phpmyadmin, setup user database, assign user ke database, serta melakuan penyesuaian koneksi database pada file .env.
Setting koneksi database Laravel dilakukan melalui file .env. Untuk melihat file .env ada dimana, Anda bisa melakukan pengecekan pada file index.php seperti pada gambar dibawah ini :

Setelah mengetahui letak file .env, silahkan inputkan host (localhost), nama database, username dan password user databasenya. Berikut contohnya.

Setelah selesai setting koneksi database tersebut, silahkan periksa akses website Laravel melalui domain/subdomain yang digunakan.